Penguatan literasi media dan dakwah moderasi santri di Pesantren Al-Hasani Ma'arif Lombok Timur

Authors

  • Mohammad Alawi UIN Mataram
  • Fathurrahman UIN Mataram
  • Yazid Bustomi UIN Mataram
  • Rafly Prayarta UIN Mataram

DOI:

https://doi.org/10.70115/

Keywords:

Dakwah , Literasi media, Moderasi dakwah

Abstract

Pesantren, sebagai benteng tradisi keilmuan Islam, menghadapi tantangan besar dari disrupsi digital yang membawa risiko hoaks, ujaran kebencian, hingga stigma negatif. Pengabdian ini bertujuan mentransformasi santri Pesantren Al-Hasani Ma’arif Lombok Timur menjadi subjek aktif dan kreatif di ruang digital melalui peningkatan literasi media dan penguatan dakwah moderasi. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pemanfaatan aset dan potensi internal pesantren, termasuk sumber daya santri, pengasuh, dan fasilitas. Kegiatan utama meliputi pelatihan intensif literasi media kritis, dan pendampingan moderasi dakwah. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman santri mengenai etika digital dan kemampuan menyusun narasi tandingan (counter-narrative) terhadap isu-isu sensitif. Literasi media yang terintegrasi dengan nilai moderasi berhasil menumbuhkan kecerdasan kritis religius dan karakter digital yang bertanggung jawab. Program ini berhasil menghasilkan sejumlah konten dakwah digital yang sejuk dan informatif, menjadikan santri sebagai Duta Moderasi di media sosial. Pengabdian ini merekomendasikan keberlanjutan program melalui pembentukan tim dakwah digital permanen di pesantren.

References

Alfitri, A. (2022). Penerapan Jurnalisme Damai di Media Islam: Studi Kasus Pesantren Digital. Jakarta: Pustaka Harmoni.

APJII. (2025). Penetrasi Internet Indonesia 2025. Jakarta: Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Braddock, K., & Morrison, J. F. (2018). The Challenge of Counter-Narratives in Preventing Violent Extremism. Studies in Conflict & Terrorism, 41(5), 457–476. https://doi.org/10.1080/1057610X.2017.1331180

Fauziyah, N., et al. (2023). Pelatihan Jurnalistik Dasar untuk Santri di Pesantren: Studi Implementasi dan Dampak. Jurnal Dakwah Digital, 5(1), 23–40.

Fuadi, M. (2024). Kekerasan Seksual di Pesantren: Studi Kasus dan Perspektif Perlindungan Anak. Yogyakarta: Pustaka Edukasi.

Galtung, J. (2006). Peace Journalism: A Challenge. In M. Hanne, & M. O’Loughlin (Eds.), Conflict and Peace Studies (pp. 123–140). London: Sage Publications.

Hasanah, R., & Dewi, N. (2022). Pelatihan Literasi Digital di Pesantren: Tantangan dan Peluang. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 145–162.

Hefni, I. (2020). Pesantren di Era Digital: Tantangan Hoaks dan Radikalisme. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Iskandar, A. (2021). Santri Digital: Konsumsi Media dan Literasi Informasi di Pesantren. Jakarta: Kencana.

Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam: Panduan Strategi dan Implementasi. Jakarta: Kemenag.

Komnas Perempuan. (2023). Laporan Tahunan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Agama. Jakarta: Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Livingstone, S. (2004). Media Literacy and the Challenge of New Information and Communication Technologies. The Communication Review, 7(1), 3–14. https://doi.org/10.1080/10714420490280152

Mathie, A., & Cunningham, G. (2003). From Clients to Citizens: Asset-Based Community Development as a Strategy for Community-Driven Development. Development in Practice, 13(5), 474–486. https://doi.org/10.1080/0961452032000125857

Potter, W. J. (2013). Media Literacy (7th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Rahardjo, B. (2021). Literasi Media Digital: Tantangan dan Implementasi di Lembaga Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Russell, P. (2010). Community Engagement and Sustainability: Building Ownership in Development Programs. Journal of Community Practice, 18(3), 275–291. https://doi.org/10.1080/10705422.2010.500484

Sherraden, M. (2014). Assets and the Poor: A New American Welfare Policy (2nd ed.). Armonk, NY: M.E. Sharpe.

Snow, S. (2014). Sustaining Community Initiatives: Lessons from Asset-Based Approaches. Community Development Journal, 49(2), 241–256. https://doi.org/10.1093/cdj/bst037

Tajfel, H., & Turner, J. C. (1986). The Social Identity Theory of Intergroup Behavior. In S. Worchel & W. G. Austin (Eds.), Psychology of Intergroup Relations (pp. 7–24). Chicago: Nelson-Hall.

Downloads

Published

30-09-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Penguatan literasi media dan dakwah moderasi santri di Pesantren Al-Hasani Ma’arif Lombok Timur. (2026). ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 4(3), 211-222. https://doi.org/10.70115/

Similar Articles

1-10 of 24

You may also start an advanced similarity search for this article.