Trust Issue Pada Anak Perempuan yang Tumbuh dalam Kondisi Fatherless
DOI:
https://doi.org/10.70115/harapan.v2i2.345Keywords:
Anak Perempuan, Dukungan Sosial, Fatherless, Kepercayaan Interpersonal, Trust issueAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertanyaan mendasar mengenai bagaimana pengalaman anak perempuan yang tumbuh tanpa figur ayah (fatherless) memengaruhi kemampuan mereka dalam membangun kepercayaan terhadap orang lain. Ketiadaan figur ayah tidak hanya berdampak pada keseimbangan keluarga, tetapi juga pada pembentukan kepercayaan interpersonal dan stabilitas emosional anak perempuan di masa dewasa awal. Posisi peneliti dalam kajian ini adalah sebagai pengamat fenomenologis yang berupaya memahami pengalaman subjektif partisipan secara mendalam tanpa intervensi, guna mengungkap dinamika psikologis di balik munculnya trust issue. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anak perempuan yang mengalami kondisi fatherless sejak masa kanak-kanak hingga remaja. Analisis dilakukan secara tematik untuk menemukan pola pengalaman, faktor penyebab, dan dampak psikologis yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trust issue pada anak perempuan fatherless terbentuk melalui proses panjang yang dipengaruhi oleh pengalaman kehilangan, rasa kecewa, dan minimnya figur kelekatan yang aman. Faktor utama yang memengaruhi munculnya trust issue meliputi kehilangan figur ayah, kualitas dukungan sosial, serta pengalaman relasi interpersonal setelah kehilangan. Dampaknya terlihat pada dua dimensi utama, yaitu sosial dan emosional, di mana individu menunjukkan perilaku tertutup, kesulitan membuka diri, serta kecenderungan menarik diri secara emosional. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan emosional yang konsisten dalam membantu perempuan fatherless merekonstruksi kepercayaan yang sehat terhadap diri sendiri dan orang lain.
References
Bahari, L. P. J. (2022). Analisis Teori Psikologi Serta Implementasinya Terhadap Kehidupan Sosial Remaja. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(2), 614.
Bowlby, J. (1988). A Secure Base: Parent-Child Attachment and Healthy Human Development. In The Journal of Nervous and Mental Disease (Vol. 178, Issue 1). https://doi.org/10.1097/00005053-199001000-00017
Erikson, Erik, H. (1963). 19961-Childhood And Society. In Norton (p. 247).
Fajarrini, A., & Umam, A. N. (2023). Dampak Fatherless Terhadap Karakter Anak Dalam Pandangan Islam. Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Vol. 3(No. 1), 20–28.
Khalefa, E. Y., & Selian, N. (2021). Non-Random Sample Strategy in Qualitative Art-Related Studies. International Journal of Creative and Arts Studies, 8(1), 35–49.
Kiromi, I. H. (2023). Dampak Anak yang Dibesarkan Dalam Keluarga Tanpa Sosok Ayah (Fatherless) pada Kecerdasan Moral. Zuriah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 11–16. https://doi.org/10.55210/an8hkq27
Marssel M. Sengkey, Nova Lisye Sinaulan, Queen Maharani Kartika Kalalo, Varel Eldad Onemarch Mamuaja, Wenly Napoleon Ontolay, & Yesi Padoma. (2025). Figur yang Hilang, Keyakinan yang Terganggu: Tinjauan Literatur tentang Kepercayaan Diri Anak Fatherless. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 5835–5840. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1505
Meleong, L. J. (1989). Metologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Musthofa, M. H., & Arfensia, D. S. (2025). Dampak Psikologis Kurangnya Peran Ayah (Fatherless) Pada Perempuan Dewasa Awal: Studi Fenomenologis. SOUL: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 16(2), 161–171. https://doi.org/10.33558/soul.v16i2.10450
Poernomo, M., Pratiwi, M. R., & Yusriana, A. (2024). Phenomenological Study of Fatherlessness in the Lives of Daugters. Jurnal Ilmu Sosial, Volume 23(1), 1–15.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suherman, A. F., & Ramdhani, R. N. (2024). Interpersonal Trust Relationship With College Students’ Marriage Readiness. Journal of Education and Counseling (JECO), 5(1), 29–39. https://doi.org/10.32627/jeco.v5i1.979
Syah, R. A., & Ningsih, Y. T. (2025). Hubungan Interpersonal Trust Terhadap Self Disclosure Pada Remaja di Bukittinggi. Edu Sociata ( Jurnal Pendidikan Sosiologi ), 8(1), 171–177. https://doi.org/10.33627/es.v8i1.3180
Tata Arbiyana, & Syukur Kholil. (2024). Dinamika Fatherless terhadap Pengembangan Diri Remaja Perempuan di MAN 2 Model Medan. Psyche 165 Journal, 17(3), 287–294. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v17i3.437
Zhang, M. (2021). Assessing Two Dimensions of Interpersonal Trust: Other-Focused Trust and Propensity to Trust. Frontiers in Psychology, 12(July), 1–11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.654735
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Desika Vatarisa, Sri Nurhayati Selian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






