Etnomatematika dalam tradisi Dewi Sri: Kearifan lokal Masyarakat tani Desa Gesing

Authors

  • Kartika Widya Putri Universitas PGRI Ronggolawe
  • Mu’jizatin Fadiana Universitas PGRI Ronggolawe

DOI:

https://doi.org/10.70115/notasi.v4i2.686

Keywords:

etnomatematika, Tradisi dewi Sri, Kearifan Lokal, Budaya Agraris, Geometri

Abstract

Tradisi Dewi Sri adalah warisan budaya masyarakat agraris yang masih hidup dan dipraktikkan oleh petani di Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Setiap kali panen padi selesai, para petani menggelar tradisi ini sebagai wujud syukur sekaligus ajang mempererat kebersamaan, dengan membawa tumpeng, ketupat, dan beras merah ke sawah untuk dibagikan bersama. Di balik kesederhanaan tradisi ini tersimpan banyak konsep matematika yang menarik untuk diungkap. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan unsur-unsur etnomatematika yang terkandung dalam tradisi tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 2 informan yang dipilih secara purposive (seorang tokoh adat/sesepuh dan seorang petani aktif). Dari proses analisis ditemukan tujuh unsur etnomatematika: geometri kerucut pada tumpeng, simetri dan tessellation pada ketupat, konsep pembagian dalam distribusi makanan, estimasi kuantitatif informal, simetri bilateral pada susunan sesaji, sistem waktu berbasis kongruensi modular, dan konsep fungsi periodik dalam siklus panen. Temuan ini mempertegas tesis D'Ambrosio  bahwa matematika hidup dan berkembang dalam konteks budaya, sekaligus menegaskan potensi tradisi ini sebagai sumber belajar etnomatematika yang bermakna.

References

Azis, A., Zali, M., Indriani, F., & Lubis, M. (2023). Penerapan metode Giving Question and Getting Answer untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Fitrah: Journal of Islamic Education, 4(1), 96–108.

Bishop, A. (1991). Mathematical enculturation: A cultural perspective on mathematics education (Vol. 6). Springer Science & Business Media.

d’Ambrósio, U. (2006). Ethnomathematics: Link between traditions and modernity. Brill.

Freudenthal, H. (2002). Revisiting mathematics education: China lectures. Springer.

Geertz, C. (1976). The religion of Java. University of Chicago press.

Hardiarti, S. (2017). Etnomatematika : Aplikasi Bangun Datar. Aksioma, 8(2), 99–110. https://doi.org/https://doi.org/10.26877/aks.v8i2.1707

Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan Jawa. Balai Pustaka.

Laurens, T., Batlolona, F. A., Batlolona, J. R., & Leasa, M. (2017). How does realistic mathematics education (RME) improve students’ mathematics cognitive achievement? Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 14(2), 569–578.

Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, J. S. (2023). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook. Experiencing Citizenship: Concepts and Models for Service-Learning in Political Science, 109–118.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Muhammad Riski; Jailani; Silfi Nisa Fitriana. (2021). International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding Pseudo-Democracy in Indonesia : Literature Review. 8, 594–599. https://doi.org/15/ijmmu.v11i9.6169

Pathuddin, H., & Mariani, A. (2023). Ethnomathematics of" Pananrang": A Guidance of Traditional Farming System of the Buginese Community. Journal on Mathematics Education, 14(2), 205–224. https://doi.org/https://doi.org/10.22342/jme.v14i2.pp205-224

Pendidikan, K., Kebudayaan, R., & Indonesia, T. R. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen: Kurikulum merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.

Prahmana, R. C. I., & D’Ambrosio, U. (2020). Learning Geometry and Values from Patterns: Ethnomathematics on the Batik Patterns of Yogyakarta, Indonesia. Journal on Mathematics Education, 11(3), 439–456.

Risdiyanti, I., & Indra Prahmana, R. C. (2017). Ethnomathematics: Exploration in javanese culture. Journal of Physics: Conference Series, 943(1), 12032.

Rosa, M., & Orey, D. C. (2011). Ethnomathematics: the cultural aspects of mathematics. Revista Latinoamericana de Etnomatemática Perspectivas Socioculturales de La Educación Matemática, 4(2), 32–54.

Serepinah, M., & Nurhasanah, N. (2023). Kajian Etnomatematika Berbasis Budaya Lokal Tradisional Ditinjau Dari Perspektif Pendidikan Multikultural. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, (2), 148–157. https://doi.org/10.24246/j.js.2023.v13.i2.p148-157

Sudirman, S., Son, A. L., & Rosyadi, R. (2018). Penggunaan etnomatematika pada batik Paoman dalam pembelajaran geomteri bidang di sekolah dasar. IndoMath: Indonesia Mathematics Education, 1(1), 27–34.

Ubiratan, D. (1985). FLM Publishing Association Ethnomathematics and Its Place in the History and Pedagogy of Mathematics. Source: For the Learning of Mathematics, 5(1), 44–48.

Wahyuni, A., Tias, A., & Sani, B. (20 C.E.). Peran Etnomatematika Dalam Membangun Karakter Bangsa. Penguatan Peran Matematika Dan Pendidikan Matematika Untuk Indonesia Yang Lebih Baik, (1), 111–118.

Downloads

Published

30-03-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Etnomatematika dalam tradisi Dewi Sri: Kearifan lokal Masyarakat tani Desa Gesing. (2026). NOTASI: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 73-83. https://doi.org/10.70115/notasi.v4i2.686

Similar Articles

1-10 of 13

You may also start an advanced similarity search for this article.