Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasisiwa Semester III Pendidikan Matematika Pada Materi Turunan Parsial

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70115/notasi.v3i2.357

Kata Kunci:

Kemampuan Komunikasi Matematis, turunan parsial, mahasiswa pendidikan matematika

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Nusa Cendana pada materi turunan parsial dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari enam mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kategori kemampuan komunikasi matematis tinggi, sedang, dan rendah, masing-masing sebanyak dua orang. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis mahasiswa berada pada kategori sedang. Mahasiswa dengan kemampuan tinggi mampu menjelaskan ide dan langkah penyelesaian secara logis, mahasiswa dengan kemampuan sedang cukup memahami konsep namun belum mampu menjelaskan proses secara runtut, sedangkan mahasiswa dengan kemampuan rendah masih kesulitan menghubungkan informasi dan menggunakan bahasa matematika dengan tepat. Faktor yang memengaruhi perbedaan kemampuan tersebut antara lain pemahaman konsep, penggunaan notasi dan simbol, serta kebiasaan berdiskusi. Penelitian ini menyarankan agar pembelajaran lebih menekankan komunikasi dua arah untuk melatih kemampuan mahasiswa mengemukakan ide secara sistematis dan logis.

Referensi

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian : suatu pendekatan praktik. Jakarta Rineka Cipta

Astuti, A., & Leonard, L. (2015). Peran kemampuan komunikasi matematika terhadap prestasi belajar matematika siswa. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 2(2), 102-110.

Asuro, N., & Fitri, I. (2020). Analisis kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari self concept siswaSMA/MA. Suska Journal of Mathematics Education, 6(1), 033-046

Basit, L. (2018). Fungsi komunikasi. Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial Dan Kebudayaan, 9(2), 26-42.

Chandra, R. M., Sudjianto, M. K., & Adriana, E. (2023). Faktor-Faktor Komunikasi (Yang Perlu Dimiliki) Generasi Z Dalam Mempersiapkan Karir. Student Research Journal, 1(3), 372-384.

Creswell, J. W. (2002). Desain penelitian. Pendekatan Kualitatif & Kuantitatif, Jakarta: KIK, 2, 121-80.

Darkasyi, M., Johar, R., & Ahmad, A. (2014). Peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan motivasi siswadengan pembelajaran pendekatan quantum learning pada siswaSMP Negeri 5 Lhokseumawe. Jurnal Didaktik Matematika, 1(1).

Doko, J. (2019). Penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya Sabu untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswapada Materi Persegi Panjang dan Belah Ketupat Kelas VII SMP N 2 Sabu Barat. Skripsi). Pendidikan Matematika Universitas Nusa Cendana Kupang.

Fadya Safitri Rahman, & Rora Rizki Wandini. (2024). Pentingnya Meningkatkan Pengaruh Kemampuan Komunikasi Matematis dan Faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa. Journal Innovation In Education, 2(1), 37–46. https://doi.org/10.59841/inoved.v2i1.733

Hadi, S., & Radiyatul, R. (2014). Metode pemecahan masalah menurut Polya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 43–56.

Diterbitkan

2025-12-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasisiwa Semester III Pendidikan Matematika Pada Materi Turunan Parsial. (2025). NOTASI: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 100-107. https://doi.org/10.70115/notasi.v3i2.357

Artikel Serupa

1-10 dari 27

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama