Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak di RA Darul Ihsan NW Toya

Authors

  • Haeriah Haeriah Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Lombok Timur, NTB, Indonesia
  • Baiq Halimatuz Zuhrotul Aini Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Lombok Timur, NTB, Indonesia
  • H Ahmad Turmuzi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, NTB, Indonesia
  • Zuhud Ramdani PG-PAUD Universitas Hamzanwadi, Selong, NTB, Indonesia
  • Ahmad Zainul Irfan Universitas Pendidikan Mandalika, Mataram, NTB, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70115/semesta.v3i2.282

Keywords:

early detection, child development, early childhood education

Abstract

Early detection of developmental disorders in early childhood is a strategic step in supporting optimal child development. This study aims to describe the implementation of early detection of developmental disorders at RA Darul Ihsan NW Toya. This study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation and in-depth interviews with teachers, parents, and health centre staff. The results indicate that teachers have conducted structured observations in monitoring children's growth and development. However, parental participation remains limited and has not been optimally integrated. Collaboration with the health centre is carried out through health education and examinations, although it is not yet systematic. The conclusion of this study emphasizes the importance of collaboration between educational institutions, families, and health services. Practical implications include the need to enhance teachers' capacity, educate parents, and establish a sustainable cooperation system. It is recommended to develop a community-based early detection programme integrated into early childhood education.

References

Ali, L. U., Suranto, Indrowati, M., & Suhirman. (2025). A meta-analysis of the effectiveness of problem-based learning on science literacy. In Maila D.H. Rahiem (Ed.), The International Conference on Innovative Interdisciplinary Science for Inclusive and Sustainable Future (Vol. 1, Issue 1). Taylor & Francis. https://doi.org/10.1201/9781003645542-44

Ali, L. U., & Tirmayasari. (2022). Bahan Ajar IPA Berbasis Problem Based Learning Bermuatan Karakter (H. Efendi (ed.); 1st ed.). Prenada.

Anderson, L. M., Shinn, C., Fullilove, M. T., Scrimshaw, S. C., Fielding, J. E., Normand, J., & Carande-Kulis, V. G. (2003). The effectiveness of early childhood development programs. A systematic review.American Journal of Preventive Medicine. https://doi.org/10.1016/S0749-3797(02)00655-4

Aquami, A. (2018).Hubungan Kompetensi Guru dan Peran Orang Tua Terhadap Terhadap Hasil Belajar Siswa di MIN Se-Kota Palembang. https://doi.org/10.19109/JIP.V4I1.2211

Astuti, I., Yuliani, N., & Rahayu, S. (2021). Peran guru dan orang tua dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 123–132. https://doi.org/xxx

Astuti, S., Lestari, D., & Mahfudloh, N. (2021). Pelatihan Deteksi Dini Gangguan Perkembangan Anak Usia Dini untuk Guru PAUD. Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 101–110.

Atlar, H., & Uzuner, Y. (2023). Supporting teacher development about early literacy in children with hearing loss: an action research in turkey.European Journal of Physical Education and Sport Science,9(2), 92–121. https://doi.org/10.46827/ejse.v9i2.4832

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Farhurohman, O. (2017).Hakikat bermain dan permainan anak usia dini di pendidikan anak usia dini (paud).

Jumrodah, J., Oktaviany, M., Safitri, D. A., Amalia, U., Yunita, Y., & Safitri, L. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Calistung di Rumah Pintar Sebagai Upaya Pendidikan Anak-Anak di Desa Walur.Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3201

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Panduan Pelaksanaan Deteksi Dini dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelaksanaan deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini. Jakarta: Direktorat Kesehatan Keluarga.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak di fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.

Masyarakat, P. K., Amir, A., Hum, M., Pemateri, P., Sisilya, S., Madeten, M., Pd, P., Linguistik, S., Pengabdian, T., Masyarakat, K., Pengantar, K., Madeten, S. S., Nur, A., Hanum, L., Sahidi, S., Kurniawan, K., & Rahman, M. (n.d.).Tim pelaksana kegiatan program Pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul Penyuluhan Penguatan Literasi Melalui Gerakan Literasi di Rumah Pintar Punggur Cerdas Kubu Raya, terdiri dari: No Tim Pelaksana Bidang Keahlian Tugas.

Maulida, I., & Wicaksono, D. (2021). Kolaborasi orang tua dan guru dalam deteksi dini perkembangan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1283–1292. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.821

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). SAGE Publications.

Raghavan, C., & Ruta, V. (2022). I Early child development: Silent emergency or unique opportunity?Abstracts. https://doi.org/10.1136/archdischild-2022-ichgc.1

Rahmawati, I., & Fitria, H. (2020). Peran Komunikasi Guru dan Orang Tua dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 44–51.

Soedarto, T., Hendrarini, H., Wijaya, A. D., Anggriawan, T. P., Mahanani, A. E. E., & Fitriana, Z. M. (2022). Instilling the Value of Defending the State through Animated Educational Pocket Books for Early Childhood.Nusantara Science and Technology Proceedings,1(1), 6–10. https://doi.org/10.11594/nstp.2022.2402

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susilowati, E., Damayanti, R., & Wijayanti, T. (2022). Praktik deteksi dini perkembangan anak usia dini oleh pendidik dan orang tua. Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(1), 45–58. https://doi.org/xxx

Susilowati, E., Kurniawati, E., & Nurhidayah, L. (2022). Integrasi layanan pendidikan dan kesehatan dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 11(1), 45–55. https://doi.org/10.21009/JPA.112.04

Susilowati, E., Wahyuningsih, S., & Rahayu, S. (2022). Peran Skrining Perkembangan Anak Menggunakan KPSP dalam Menemukan Gangguan Dini. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 10(1), 23–31.

Ulfa, N. (2020). Kesiapan Guru PAUD dalam Melakukan Skrining Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 530–539.

Downloads

Published

2025-07-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak di RA Darul Ihsan NW Toya. (2025). SEMESTA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pengajaran, 3(2), 76-83. https://doi.org/10.70115/semesta.v3i2.282