Peningkatan pemahaman ilmu nahwu santri melalui metode al-fahmu di Yayasan Irsyadul Ibad Pandeglang
DOI:
https://doi.org/10.70115/alpatih.v4i1.486Keywords:
Al-Fahmu method, Arabic learning, community service, Islamic boarding school, nahwuAbstract
Ilmu nahwu merupakan ilmu alat yang penting dalam memahami bahasa Arab dan kitab kuning di lingkungan pesantren. Namun, pembelajaran nahwu masih sering dianggap sulit karena cenderung menekankan hafalan kaidah dibandingkan pemahaman dan logika. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada santri Yayasan Irsyadul Ibad Pandeglang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman ilmu nahwu santri melalui metode Al-Fahmu sebagai metode pembelajaran berbasis pemahaman, logika, dan perbandingan. Kegiatan dilaksanakan pada 29 November 2025 dengan melibatkan 43 santri dan santriwati. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory training melalui tahapan pre-test, pelatihan, praktik, pendampingan, dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator pembelajaran nahwu. Kemampuan memahami isim dan fi‘il meningkat dari 73% menjadi 89%, pemahaman kedudukan kata meningkat dari 61% menjadi 85%, dan kemampuan i‘rab meningkat dari 64% menjadi 86%. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi dan partisipasi selama pelatihan berlangsung. Metode Al-Fahmu dinilai efektif sebagai alternatif pembelajaran nahwu yang lebih mudah, sistematis, dan aplikatif bagi santri pesantren.
References
Abdullah, I. S., Mardani, D., & Alhaq, M. F. (2024). Al-Nahwu Al-Wazhifi Ahmad Al-Mutawakkil dan Kontribusinya pada Pengembangan Nahwu Fungsional. Alibbaa’: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 5(1), 30–55. https://doi.org/10.19105/ajpba.v5i1.10970
Aliyah, A. (2018). Pesantren Tradisional Sebagai Basis Pembelajaran Nahwu Dan Sharaf Dengan Menggunakan Kitab Kuning. Al-Ta’rib : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Palangka Raya, 6(1), 1–25. https://doi.org/10.23971/altarib.v6i1.966
Fauzi, A. R., Enjang, E., & Luthfi, T. (2024). Meningkatkan Pemahaman Kaidah Ilmu Nahwu Melalui Penerapan Rumus Arab Pegon di Majlis Ta’lim Nurul Ilmi Desa Ciracas. Abdimas Galuh, 6(1), 933. https://doi.org/10.25157/ag.v6i1.13790
Fauziah Bachtiar, Enung Mariah, Sitti Muthmainnah, & Arief Fiddienika. (2025). PKM Pelatihan Nahwu Interaktif Melalui Media Aplikasi I’rob Al-Qur’an Bagi Mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(1), 760–765. https://doi.org/10.62567/micjo.v2i1.545
Hanani, N. (2016). Prospek Pendidikan Bahasa Arab di Indonesia pada Era Perkembangan Zaman. Didaktika Religia, 4(2). https://doi.org/10.30762/didaktika.v4.i2.p23-38.2016
Ihwan, M. B., Mawardi, S., & Ni’mah, U. (2022). Pengaruh Penguasaan Ilmu Nahwu Dan Sharaf Terhadap Kemampuan Membaca Kitab Fathul Qarib. TADRIS AL-ARABIYAT: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Arab, 2(1), 61–77. https://doi.org/10.30739/arabiyat.v2i1.1422
Jannah, N., Pd, M., Anis, M., Hadhori, I., Ridho, A., & Astutik, N. P. (2024). Pendampingan Proses Pembelajaran Ilmu Nahwu Melalui Metode Al-Miftah lil Ulum di Desa Purwoasri. Jurnal Abdikarya Pembangunan, 2(2). https://doi.org/10.53627/jap.v2i2.5663
Mannan, A. M. R. A. J., & Nadhir, M. M. (2023). Pendalaman Ilmu Nahwu dengan Metode Diskusi di Asrama Darus Shibyan. An-Nuqthah, 3(2), 76–84. https://doi.org/10.62097/an-nuqthah.v3i2.1487
Miolo, M. I., Monantun, J., Mamonto, A. W., & Lahay, Moh. (2023). Pelatihan Nahwu dan Bahasa Al-Qur’an: Membangun Kemampuan Berbahasa Arab dengan Mind Mapping pada Siswa MAN 1 Kotamobagu. Mohuyula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 12. https://doi.org/10.31314/mohuyula.2.1.12-19.2023
Mu’izzuddin, M. (2019). Implementasi Metode Qiyasiyah terhadap Kemampuan Santri dalam Memahami Kitab Al-Jurumiyah. An Nabighoh: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Bahasa Arab, 21(01), 93. https://doi.org/10.32332/an-nabighoh.v21i01.1608
Muizzuddin, M. (2021). Aktualisasi Penggunaan Metode dan Pengembangan Materi Nahwu di Pondok Pesantren Salafi Al-Fathaniyyah Serang. Uktub: Journal of Arabic Studies, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.32678/uktub.v1i1.4448
Nindra, N., & Tarigan, U. (2023). Strategi Guru Bahasa Arab dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Materi Nahwu dan Shorof pada Siswa Kelas IX di MTs Al Washliyah Pancur Batu. Tsaqila | Jurnal Pendidikan Dan Teknologi, 3, 105–112. https://doi.org/10.30596/tjpt.v3i2.390
Prihatiningtyas, S., Hidayah, N., Husna, A. L. ul, Ubaidillah, U., Syafiullah, M., & Jainuri, A. (2021). Pemberdayaan Santri Ponpes Sabilul Huda sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Penguasaan Ilmu Nahwu dan Shorof Melalui Metode Kitab Al Miftah. Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 43–48. https://doi.org/10.32764/abdimasagama.v2i1.1131
Sahrah. (2017). Pembelajaran Nahwu di Madrasah Quran wa Al Hadits (MQWH) Pondok Pesantren Al-Aziziyah Kapek Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Register Login El-Tsaqafah: Jurnal Jurusan PBA, 16(2). https://doi.org/10.20414/tsaqafah.v16i2.451
Saumantri, T. (2023). Rekontekstualisasi Kitab Turats Bidang Nahwu dalam Musabaqah Qira`atil Kutub Tingkat Nasional (MQKN) 2023. Jurnal Studi Pesantren, 4(2), 20–37. https://doi.org/10.35897/studipesantren.v4i2.1220
Sulaiman, A., & Abidin, M. (2024). Implementasi Metode Al Ikhtishor dalam Pembelajaran Nahwu di Ponpes Durrotu Ahlissunnah Waljama’ah Semarang. Mahira, 4(2), 75–84. https://doi.org/10.55380/mahira.v4i2.922
Suliyanto, S., Novandari, W., & Setyawati, S. M. (2016). Efektifitas Pelatihan Partisipatori Industri Kreatif Batik Tulis. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 18(1), 139. https://doi.org/10.24914/jeb.v19i1.484
Zulva, D. A. A. (2022). Analisis Komparatif Buku Al-Fahmu dengan buku Amsilati (Tinjauan Materi dan Metode Pembelajaran). UIN Walisongo Semarang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Meki Polanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright & License
Authors published in this journal agree to the following terms:
- The copyright of each article is retained by the author (s).
- The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of authorship and the initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example, in the Institutional Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and more extensive citations of published work.
- Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All writing in this journal is the sole responsibility of the author. BIOS Journal provides open access to anyone so that the information and findings in these articles are helpful for everyone. BIOS can be accessed and downloaded for free, free of charge, following the creative commons license.
License

ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to :
Share: copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt: remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms:
Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so reasonably but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original
No additional restrictions: You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.



