Eksplorasi etnomatematika pada kuburan tradisional di kampung Pasunga Kabupaten Sumba Tengah dan integrasinya dalam pembelajaran matematika
Keywords:
etnomatematika, kuburan tradisional, pembelajaran matematikaAbstract
Budaya merupakan kebiasaan atau cara hidup yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi identitas suatu masyarakat. Setiap budaya berpotensi mengandung konsep matematika, salah satunya pada kuburan tradisional di Kampung Pasunga, Kabupaten Sumba Tengah. Namun, masyarakat setempat umumnya belum menyadari adanya konsep matematika dalam budaya tersebut karena matematika masih dipandang sebagai ilmu yang abstrak. Oleh karena itu, etnomatematika hadir sebagai jembatan antara budaya dan pendidikan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas etnomatematika yang terdapat pada kuburan tradisional di Kampung Pasunga, mengidentifikasi konsep matematika yang terkandung di dalamnya, serta mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran matematika sekolah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Subjek penelitian berjumlah lima orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan adanya aktivitas etnomatematika berupa counting, locating, measuring, designing, dan explaining. Aktivitas tersebut memuat konsep membilang, denah dan arah mata angin, pengukuran tidak baku, geometri bangun datar, serta geometri bangun ruang. Konsep-konsep tersebut dapat dikembangkan menjadi modul ajar yang kontekstual dan relevan dengan pembelajaran matematika di sekolah.
References
Rahmah, N. (2018). Hakikat Pendidikan Matematika. Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.24256/jpmipa.v1i2.88
Widiani, Y. (2019). Matematika dan lingkungan. Jurnal Equation: Teori Dan Penelitian Pendidikan Matematika, 2(1), 39. https://doi.org/10.29300/equation.v2i1.2309
Hartoyo, A. (2013). Etnomatematika Pada Budaya Masyarakat Dayak Perbatasan Indonesia-Malaysia. Jurnal Pendidikan Matematika Dan IPA, 2(1). https://doi.org/10.26418/jpmipa.v2i1.2180
Dominikus, W. S. (2018). Etnomatematika Adonara. Media Nusa Creative.
Mamik Indrawati, & Sari, Y. I. (2024). Jurnal penelitian dan pendidikan IPS. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Ips, 1(18), 40–48
Arba, H. M. N., Dominikus, W. S., & Udil, P. A. (2023). Eksplorasi Etnomatematika pada Tarian Cakalele Suku Abui di Kabupaten Alor dan Integrasinya dalam Pembelajaran Matematika. Haumeni Journal of Education, 3(2), 26–33. https://doi.org/10.35508/haumeni.v3i2.12220
Maemali, P., Prayitno, A., & Widayanti, F. D. (2020). Etnomatematika Pada Budaya Masyarakat Nagekeo. Jurnal Penelitian & Pengkajian Ilmiah Mahasiswa (JPPIM), 1(1), 48–58.
Kurino, Y. D., & Rahman, R. (2022). Eksplorasi Etnomatematika Rumah Adat Panjalin pada Materi Konsep Dasar Geometri di Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(1), 268–275. https://doi.org/10.31949/jcp.v8i1.1937
Hardiarti, S. (2017). Etnomatematika: Aplikasi Bangun Datar Segiempat Pada Candi Muaro Jambi. Aksioma, 8(2), 99. https://doi.org/10.26877/aks.v8i2.1707
Muni, M. R., & Patricia, F. A. (2023). Studi Etnomatematika: Bangun Datar Pada Artefak Batu Kubur Di Sumba Timur. Prosiding Seminar Nasional IKIP Budi Utomo, 4(01), 91–99. https://doi.org/10.33503/prosiding.v4i01.3535
Retno Handini. (2019a). KUBUR BATU SEBAGAI IDENTITAS DIRI MASYARAKAT SUMBA: BUKTI KEBERLANJUTAN BUDAYA MEGALITIK DI ANAKALANG, SUMBA TENGAH. 9.
Irma, Maria Ade, Y. H. (2024). DESAIN HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY ( HLT ) PADA MATERI STATISTIKA KONTEKS ADIWIYATA. 5(1), 64–76.
Miles, Huberman, & S. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue March).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yatno Yupiter Kasedu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright & License
Authors published in this journal agree to the following terms:
- The copyright of each article is retained by the author (s).
- The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of authorship and the initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example, in the Institutional Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and more extensive citations of published work.
- Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All writing in this journal is the sole responsibility of the author. BIOS Journal provides open access to anyone so that the information and findings in these articles are helpful for everyone. BIOS can be accessed and downloaded for free, free of charge, following the creative commons license.
License

NOTASI: Jurnal Pendidikan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to :
Share: copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt: remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms:
Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so reasonably but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original
No additional restrictions: You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.




