Penerapan program GEMA IMUN untuk peningkatan pengetahuan imunisasi campak di Puskesmas Temindung

Authors

  • Lia Kurniasari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Vallint Arya Pangesti Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Nur Aisyah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.70115/alpatih.v4i3.812

Keywords:

campak, edukasi kesehatan, imunisasi

Abstract

Campak masih menjadi masalah kesehatan karena penularannya sangat mudah dan risiko komplikasi lebih tinggi pada anak yang belum memperoleh imunisasi secara lengkap. Program GEMA IMUN (Gerakan Masyarakat Peduli Imunisasi) dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Temindung sebagai upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai campak dan imunisasi. Kegiatan dilaksanakan pada 18–19 Mei 2026 dengan melibatkan 18 ibu balita dan 21 siswa sekolah dasar. Pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan menggunakan flipbook digital, edukasi interaktif menggunakan Kartu Pintar Campak, konseling individu bagi ibu yang masih ragu, serta reminder jadwal Posyandu melalui grup WhatsApp. Penilaian pengetahuan dilakukan secara lisan melalui pre-test dan post-test. Pada kelompok ibu balita, proporsi peserta yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik meningkat dari 27,8% (5 orang) menjadi 83,3% (15 orang), atau naik 55,5 poin persentase. Pada kelompok siswa sekolah dasar, hasil meningkat dari 38,1% (8 orang) menjadi 90,5% (19 orang), atau naik 52,4 poin persentase. Konseling pada satu ibu juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik dan respons yang lebih positif terhadap imunisasi, sedangkan reminder WhatsApp membantu menyampaikan informasi jadwal kepada tiga sasaran tidak aktif. Secara keseluruhan, GEMA IMUN menunjukkan bahwa edukasi yang disesuaikan dengan karakteristik sasaran dan didukung pendekatan interpersonal serta pengingat digital dapat membantu meningkatkan pengetahuan imunisasi campak.

References

Dewi, F. D., Kekalih, A., Runtu, F., Rahmawati, A., Ibrahim, N. A. A., Anugrapaksi, E., Utami, N. P. B. S., Wijaya, A. D., & Ayuningtyas, R. (2022). Health cadres empowerment program through smartphone application-based educational videos to promote child growth and development. Frontiers in Public Health, 10, 887288. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.887288

Dixon, M. G., Ferrari, M., Antoni, S., Li, X., Portnoy, A., Lambert, B., Hauryski, S., Hatcher, C., Nedelec, Y., Patel, M. K., Alexander, J. P., Steulet, C., Gacic-Dobo, M., Rota, P. A., Mulders, M. N., Bose, A. S., Rosewell, A., Kretsinger, K., & Crowcroft, N. S. (2021). Progress toward regional measles elimination—Worldwide, 2000–2020. MMWR. Morbidity and Mortality Weekly Report, 70(45), 1563–1569. https://doi.org/10.15585/mmwr.mm7045a1

Kaufman, J., Tuckerman, J., Bonner, C., Durrheim, D. N., Costa, D., Trevena, L., Thomas, S., & Danchin, M. (2021). Parent-level barriers to uptake of childhood vaccination: A global overview of systematic reviews. BMJ Global Health, 6(9), e006860. https://doi.org/10.1136/bmjgh-2021-006860

Novilla, M. L. B., Goates, M. C., Redelfs, A. H., Quenzer, M., Novilla, L. K. B., Leffler, T., Holt, C. A., Doria, R. B., Dang, M. T., Hewitt, M., Lind, E., Prickett, E., & Aldridge, K. (2023). Why parents say no to having their children vaccinated against measles: A systematic review of the social determinants of parental perceptions on MMR vaccine hesitancy. Vaccines, 11(5), 926. https://doi.org/10.3390/vaccines11050926

Opidianto, M., Untari, M. F. A., & Listyarini, I. (2021). Flipbook kesehatan di era pandemi sebagai literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Edutech Undiksha, 9(2), 304–311. https://doi.org/10.23887/jeu.v9i2.39143

Putri, M. A. D., Widjanarko, B., & Martini. (2021). Permainan edukatif untuk meningkatkan perilaku pencegahan demam berdarah dengue pada siswa pramuka sekolah dasar. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(1), 31–37. https://doi.org/10.14710/jpki.16.1.31-37

Rosanery, V. E., & Supratman. (2024). The relationship between maternal knowledge and attitude and compliance with basic immunization in infants 0–12 months. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(S6), 1153–1160. https://doi.org/10.37287/ijghr.v6iS6.5265

Ruminem, Ramadhan, G. A., Sari, R. P., & Widiastuti, I. A. K. S. (2023). Gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi campak pada bayi usia 6–12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sempaja Samarinda. Journal of Nursing Innovation, 2(3), 90–96. https://doi.org/10.61923/jni.v2i3.24

Samson, K., Husada, D., & Muthmainnah. (2023). Efek message reminder terhadap waktu imunisasi anak: Systematic review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 7(2). https://doi.org/10.56338/mppki.v7i2.4499

Sutrisno, S., & Sinanto, R. A. (2022). Efektivitas penggunaan lembar balik sebagai media promosi kesehatan: Tinjauan sistematis. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 13(1), 1–11. https://doi.org/10.32695/jkt.v13i1.129

World Health Organization. (2025). Measles deaths down 88% since 2000, but cases surge. Retrieved from https://www.who.int/news/item/28-11-2025-measles-deaths-down-88--since-2000--but-cases-surge

Downloads

Published

30-09-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Penerapan program GEMA IMUN untuk peningkatan pengetahuan imunisasi campak di Puskesmas Temindung. (2026). ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 4(3), 361-368. https://doi.org/10.70115/alpatih.v4i3.812

Similar Articles

1-10 of 18

You may also start an advanced similarity search for this article.